Gudang Rongsokan Yang Terletak di Bogor Terbakar

gudang-rongsokan-yang-terletak-di-bogor-terbakar

Gudang Rongsokan Yang Terletak di Bogor Terbakar. Kebakaran hebat melanda sebuah gudang rongsokan di Kota Bogor, Jawa Barat, pada 13 Agustus 2025, menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar. Insiden ini terjadi di tengah malam, dengan kobaran api yang terlihat dari kejauhan dan asap tebal yang menyelimuti area pemukiman. Petugas pemadam kebakaran berjibaku untuk memadamkan api, namun tantangan besar muncul karena material mudah terbakar di dalam gudang. Kejadian ini menjadi sorotan, terutama karena gudang rongsokan sering dianggap rawan kebakaran. Di mana lokasi pasti kejadian ini, apa penyebabnya, dan bagaimana tanggapan warga? Berikut ulasan lengkapnya. BERITA BOLA

Gudang Rongsokan Ini Terletak Dimana
Gudang rongsokan yang terbakar berlokasi di Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Tepatnya, gudang ini berada di Jalan Sholeh Iskandar, sebuah kawasan yang dikenal sebagai jalur sibuk dengan banyak aktivitas perdagangan dan industri kecil. Gudang tersebut merupakan tempat penyortiran dan penyimpanan barang bekas, seperti plastik, kertas, dan logam, yang dikumpulkan dari berbagai wilayah di Bogor. Lokasinya yang dekat dengan pemukiman warga dan jalan raya utama membuat kebakaran ini cepat menarik perhatian. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 23.00 WIB, dengan kobaran yang menyebar cepat karena tumpukan material mudah terbakar, seperti plastik dan kardus, yang tersimpan dalam jumlah besar.

Apa Penyebab Utama Terjadinya Kebakaran Ini
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan secara resmi karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor. Namun, dugaan awal mengarah pada kemungkinan adanya korsleting listrik di dalam gudang. Menurut keterangan petugas, instalasi listrik di gudang tersebut diduga tidak memenuhi standar keamanan, dengan kabel-kabel tua yang rentan memicu percikan api. Selain itu, tumpukan material mudah terbakar seperti plastik dan kertas mempercepat penyebaran api, membuat situasi sulit terkendali. Ada pula spekulasi dari warga bahwa kebakaran mungkin dipicu oleh kelalaian, seperti puntung rokok atau aktivitas pembakaran sampah yang tidak sengaja menyebar. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tujuh unit mobil damkar dan sekitar 40 personel, namun api baru dapat dipadamkan setelah tiga jam karena banyaknya puing yang menghambat akses ke titik api. Tidak ada laporan korban jiwa, tetapi kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Bagaimana Respond Warga Sekitar Atas Terjadinya Kebakaran Ini
Kebakaran ini memicu kepanikan di kalangan warga Kelurahan Kedungbadak, terutama karena asap tebal yang menyebar ke pemukiman sekitar. Banyak warga yang tinggal dalam radius 100 meter dari gudang memilih mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman, khawatir akan dampak asap beracun dari pembakaran plastik. Beberapa warga, seperti pedagang makanan di sekitar Jalan Sholeh Iskandar, mengeluhkan gangguan usaha karena akses jalan ditutup sementara selama proses pemadaman. Di media sosial, sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran tentang potensi bahaya gudang rongsokan yang berdekatan dengan pemukiman, menyerukan agar pemerintah kota lebih ketat dalam pengawasan izin usaha dan standar keamanan. Namun, ada pula warga yang memuji respons cepat petugas pemadam kebakaran, yang berhasil mencegah api merembet ke rumah-rumah sekitar. Komunitas lokal juga mulai menggalang diskusi untuk mendorong relokasi gudang serupa ke kawasan yang lebih aman, jauh dari pemukiman padat.

Kesimpulan: Gudang Rongsokan Yang Terletak di Bogor Terbakar
Kebakaran gudang rongsokan di Kelurahan Kedungbadak, Bogor, pada 13 Agustus 2025, menjadi pengingat akan risiko kebakaran di lokasi penyimpanan barang bekas. Berlokasi di Jalan Sholeh Iskandar, gudang ini hangus karena dugaan korsleting listrik, diperparah oleh tumpukan material mudah terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material dan dampak asap membuat warga was-was. Respons warga bercampur antara kepanikan, kritik terhadap pengelolaan gudang, dan apresiasi terhadap kerja petugas damkar. Insiden ini menyoroti perlunya regulasi ketat terhadap gudang rongsokan, terutama yang berada di dekat pemukiman. Pemerintah Kota Bogor kini dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan pengawasan dan mencegah kejadian serupa, demi menjaga keselamatan warga dan ketertiban kota.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *