BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga 5 Februari

BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga 5 Februari

BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga 5 Februari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperpanjang peringatan dini hujan lebat hingga 5 Februari 2026 untuk sebagian besar wilayah Indonesia. Status siaga dan waspada diberlakukan di 25 provinsi, dengan potensi curah hujan ekstrem mencapai 150–300 mm dalam 24 jam di beberapa daerah. Peringatan ini dikeluarkan karena pengaruh Monsun Asia yang masih kuat, ditambah bibit siklon tropis di Samudra Hindia selatan Jawa serta gelombang Rossby Equatorial yang aktif. Hingga pagi ini, sudah ada laporan banjir, longsor, dan genangan di Jawa, Sumatera, serta Kalimantan. INFO PROPERTI

Wilayah Rawan dan Tingkat Curah Hujan: BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga 5 Februari

BMKG membagi peringatan menjadi tiga level:
Siaga (merah): hujan lebat >150 mm/hari disertai kilat/petir dan angin kencang. Wilayah yang masuk kategori ini meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
Waspada (kuning): hujan sedang-lebat 50–150 mm/hari. Wilayah ini mencakup sebagian besar Sulawesi, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua.
Potensi hujan sedang: tersebar di sebagian besar wilayah lainnya, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat bagian utara, dan Kalimantan Utara.
Curah hujan tertinggi tercatat di wilayah Jawa Tengah selatan dan Jawa Timur selatan yang sudah mencapai 180–240 mm dalam 36 jam terakhir. Bibit siklon tropis di Samudra Hindia selatan Jawa masih aktif menarik massa udara basah, sementara angin monsun baratan membawa uap air dalam jumlah besar.

Dampak yang Sudah Terjadi dan Antisipasi: BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga 5 Februari

Hingga pagi 3 Februari, banjir bandang dan longsor terjadi di beberapa daerah:
Jawa Tengah: banjir di Cilacap, Kebumen, dan Purworejo; longsor di lereng Merapi dan Merbabu.
Jawa Timur: banjir sungai di Banyuwangi, Jember, dan Lumajang; akses jalan nasional terputus di beberapa titik.
Sumatera Selatan & Lampung: banjir rob dan luapan Sungai Musi serta Way Sekampung.
Sulawesi Selatan: angin kencang dan puting beliung merobohkan rumah di Gowa dan Maros.
BMKG memperkirakan potensi hujan lebat masih berlangsung hingga 5 Februari, terutama di wilayah pesisir selatan Jawa, Bali, NTB, NTT, serta Sulawesi Selatan dan Tenggara. Masyarakat diminta waspada terhadap banjir susulan, longsor di lereng curam, dan pohon tumbang. Rekomendasi utama: hindari aktivitas di tepi sungai dan lereng saat hujan lebat, siapkan tas darurat berisi makanan, air, obat-obatan, dan dokumen penting, serta pantau informasi cuaca setiap jam melalui aplikasi Info BMKG atau radio lokal.

Kesimpulan

Peringatan BMKG tentang hujan lebat hingga 5 Februari 2026 harus menjadi perhatian serius seluruh wilayah Indonesia, terutama 25 provinsi yang masuk kategori siaga dan waspada. Curah hujan ekstrem yang dipicu Monsun Asia dan bibit siklon tropis sudah menimbulkan banjir, longsor, dan genangan di berbagai daerah. Respons cepat pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengikuti imbauan evakuasi serta pembersihan saluran drainase menjadi kunci mengurangi korban dan kerugian. Semoga hujan segera mereda dan tidak menimbulkan bencana lebih lanjut. Cuaca ekstrem memang ujian berat, tapi kesiapsiagaan dan solidaritas bisa meringankan dampaknya. Tetap aman dan saling bantu!

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *